Mentoring

Mentoring. Tempat dimana biasanya yang orang tau itu kegiatan anak rohis. Tapi lebih dari itu. Setiap selesai mentoring tersadar, tempat kembali untuk men-charge diri itu di lingkaran ini. Entah mengapa, tapi rasanya selalu seperti itu. Mungkin karena ini adalah ikatan cinta, ikatan yang tujuannya menggapai cinta-Nya .

Beruntunglah orang-orang yang memiliki lingkaran ukhuwah ini. Yang karena Allah-lah lingkaran ini terbentuk. Ketika melihat kenangan itu, rindu bisa bersama, sekarang hanya bisa lewat bertatap lewat dunia maya.

Ada hal yang kukagumi ketika itu, hal bernama ke“RELA”-an. Bersama kakak mentor, mentoring dimulai di masjid ditiap jumat pulang sekolah, Kakak mentorku yang selalu siap menyediakan waktunya di jumat siang, padahal saat itu dia masih kuliah, masih rela menyediakan waktunya demi adik-adiknya yang lucu ini (:D). Ice cream party, curhat-curhat, materi, dan banyak kegiatan lagi yang masih membekas. Tiap mentoring, bagiku bukan sekedar hanya berkumpul, tapi juga ajang penyadaran diri .


Pernah denger di agenda mentoring, yang sampai sekarang catetannya masih di highlight. Hihi.

“Tarbiyah/mentoring memang bukan segala galanya, tapi segalanya berawal dari tarbiyah/mentoring.”

Sadar ga sadar, mentoring adalah upaya penjagaan diri. Karena yaa, benar, keburukan mudah banget untuk ditiru dan banyak banget keburukan itu bertebaran in everywhere. Mentoring adalah tempat aku untuk mencharge kembali.

Bersyukur jika sampai hari ini masih ada lingkaran mentoringnya, semoga ukhwuah itu bisa sampai surga.

Tulis Komentar